First Step

Karena ijin buat nikah dari kedua belah pihak keluarga uda di tangan, jadi sekarang mulailah cari – cari tahu gimana caranya nikah.

Mau nikah doank kok ribet.. Ya ribet lah… Secara di Indonesia ini masih ga jelas hukumnya untuk menikah beda agama. Dan hanya di Indonesia pulalah yang namanya catatan sipil baru bisa dilakukan setelah pernikahan dilakukan secara agama tertentu. Duh, tambah rempong kan.

Setelah mencari cari di mbah gugel tentang pernikahan beda agama, akhirnya ketemu satu nama, Pak Asnawi Ihsan. Beliau ini dari Yayasan Indonesia Bahagia , dan sudah biasa membantu pasangan beda agama yang ingin melangsungkan pernikahan di Indonesia. Jadi ga usah jauh – jauh ke luar negeri cyiinnn :-D.

Rencananya pernikahan kami akan dicatatkan secara Katolik di gereja Katolik karena ternyata di Katolik pernikahan beda agama bisa dilakukan.

Tentunya harus mengajukan dispensasi dahulu melalui paroki tempat pasangan yang Katolik berdomisili. Dan untuk mendapatkan dispensasi itu salah satu syaratnya adalah kesediaan untuk mendidik anak – anak secara Katolik. Karena hal ini sudah dibicarakan dengan pasangan dan dia tidak masalah, maka hal ini tidak akan menjadi masalah untuk kami.

Jadi, setelah tau bahwa pernikahan akan dilakukan di gereja, what’s the next step? Tentunya mengenai catatan sipil.

Balik lagi mengenai ketidakjelasan hukum di Indonesia mengenai pernikahan beda agama. Ketidakjelasan ini menyebabkan proses pencatatan sipil terkadang menjadi hambatan. Walopun misalnya pernikahan sudah dilakukan secara agama tertentu, tetapi begitu petugas catatan sipil mengetahui bahwa pasangan yang menikah ternyata berbeda agama, biasanya mereka menolak untuk melakukan pencatatan. Dan supaya bisa dicatatkan harus dibawa ke pengadilan. Haishh.. Malesin banget ga sih…

Makanya begitu kami tahu ada yayasan yang bisa bantu untuk pencatatan sipil, rasanya senang dan lega.

Minggu lalu akhirnya kami berkesempatan untuk bertemu dengan Pak Asnawi untuk sesi konsultasi. Beliau banyak bercerita mengenai situasi dan kondisi pernikahan beda agama di Indonesia. Makin lega rasanya setelah bertemu dengan beliau karena kami jadi yakin bahwa dengan dibantu beliau maka kami tetap bisa melangsungkan pernikahan di Indonesia.

Sekedar sharing, berikut adalah daftar dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus catatan sipil. Untuk pasangan yang WNA ada tambahan dokumen lain yang dibutuhkan, tapi karena kami berdua adalah WNI jadi kurang tahu juga untuk WNA butuh apa aja ๐Ÿ˜€

1. Pas foto berdampingan 4ร—6 warna:8 lembar dan 3×4 warna:4 Lembar

2. Foto copy KTP dan KK kedua calon mempelai, masing-masing 2 lembar

3. Foto copy KTP orangtua atau wali masing2 calon (jika orangtua merestui dan calon belum pernah menikah), masing-masing 2 lembar

4. Foto copy KTP dua orang saksi laki laki masing-masing 2 lembar

5. Surat ijin/restu menikah (asli) tanda tanda di atas materai Rp. 6.000,- oleh orang tua atau wali masing-masing calon (jika orangtua merestui dan calon belum pernah menikah). Asli dan copi.

6. Surat pernyataan belum pernah menikah , tanda tangan di atas materai Rp. 6.000,- (jika belum menikah). Asli dan copi.

7. Photocopi Surat/akta perceraian bagi janda atau duda bila sudah pernah menikah. Masing-masing 2 lembar.

8. Foto copy Kutipan Akta Kelahiran masing-masing calon mempelai masing-masing 2 lembar

9. Foto Copy Surat Baptis bg yg Kristen/Katolik. Masing-masing dua lembar.

10. Surat Pengantar Nikah ย Model N1, N2, dan N4 dari Kelurahan masing-masing. Asli dan copi

11. Surat Izin menikah dari komandan khusus bagi anggota TNI/Polri. Asli dan copi

12. Materai Rp. 6.000,- sebanyak 6 lembar

Mengenai biaya, memang sepertinya a bit pricey. Tapi kami memilih untuk tidak gambling dan mempercayakan ke Pak Asnawi karena reputasi beliau yang memang sudah tidak diragukan lagi.

Jadi sekarang ini yang harus diputuskan adalah tanggal pernikahannya mau kapan. Karena sebelum ada tanggal blum bisa maju ke step berikutnya nih… Wish us luck !! ๐Ÿ˜€

Lanjutan tentang pernikahan kami bisa dibaca di sini

Advertisements

13 thoughts on “First Step

  1. iya kalo nikah beda agama ke pak asnawi ihsan aja. beliau sudah berpengalaman. coba aja join di mailinglist kawin beda agama yahoogroups temen2 pasti bisa dapet banyak cerita sukses pasangan beda agama yang dibantu pak asnawi ihsan.

  2. Pingback: Pernikahan Beda Agama di Indonesia | Pursuing My Dreams

  3. Sebelumnya, selamat atas pernikahannya. Kalo boleh tahu brp lama pengurusan persyaratannya? spt pengadilan dll? dan kira” brp budget yg harus sy siapkan? tq sebelumnya.

  4. mba apa dulu mengurus surat n1,2,4 nya tidak ada hambatan? skrg saya mengalami hambatan di pengurusan surat itu mba. dikarenakan kolom agama yang berbeda antara calon dan saya. apa ada yang bisa bantu? ๐Ÿ˜ญ

    • Dulu sih saya ga masalah mba. Proses pengurusannya juga lumayan cepat walaupun harus bolak balik antara RW dan kelurahan. Hambatannya seperti apa mba?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s